bangsa indonesia harus menunjukkan sebagai negara yang kuat dan mandiri
BangsaIndonesia harus mampu menunjukkan eksistensinya sebagai negara kuat dan mandiri dan tidak meninggalkan kemitraan dan kerjasama dengan negara lain untuk mencapai tersebut hal-hal yang harus segera diwujudkan oleh bangsa Indonesia adalah Misalnya dengan cara menjadi sebagai salah satu negara yang melakukan kerjasama dengan negara lain yang paling unggul dari negara-negara lainnya.
0106/2021 Wilson M.A. Therik 2 Komentar. Catatan: artikel dengan judul "Indonesia Sebagai Negara Bangsa-Bangsa" telah dipresentasikan dalam acara Kongres Pancasila XI yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Pancasila Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada tanggal 15-16 Agustus 2007 dan dipublikasikan dalam buku Prosiding Kongres Pancasila
1. Strategi Mengatasi Ancaman di Bidang Ideologi dan Politik Bangsa Indonesia harus mampu menunjukkan eksistensinya sebagai negara yang kuat dan mandiri, namun tidak meninggalkan kemitraan dan kerja sama dengan negara-negara lain dalam hubungan yang seimbang, saling menguntungkan, saling enghormati, dan menghargai hak dan kewajiban masing-masing. Untuk mencapai hal tersebut, bangsa Indonesia harus segera mewujudkan hal-hal sebagai berikut. a. Mengembangkan demokrasi politik. b. Mengaktifkan masyarakat sipil dalam arena politik. c. Mengadakan reformasi lembaga-lembaga politik agar menjalankan fungsi dan peranannya secara baik dan benar. d. Memperkuat kepercayaan rakyat dengan cara menegakkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa. e. Menegakkan supremasi hukum. f. Memperkuat posisi Indonesia dalam kancah politik internasional. 2. Strategi Mengatasi Ancaman di Bidang Ekonomi Sistem ekonomi kerakyatan merupakan senjata ampuh untuk melumpuhkan ancaman di bidang ekonomi dan memperkuat kemandirian bangsa kita dalam semua hal. Untuk mewujudkan hal tersebut, kiranya perlu segera diwujudkan halhal di bawah ini. a. Sistem ekonomi dikembangkan untuk memperkuat produksi domestik bagi pasar dalam negeri sehingga dapat memperkuat perekonomian rakyat. b. Pertanian dijadikan prioritas utama, karena mayoritas penduduk Indonesia bermatapencaharian sebagai petani. Industri-industri haruslah menggunakan bahan baku dalam negeri sehingga tidak bergantung impor dari luar negeri. c. Perekonomian berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Artinya, segala sesuatu yang menguasai hajat hidup orang banyak harus terjangkau oleh daya beli masyarakat. d. Tidak bergantung pada badan-badan multilateral seperti IMF, Bank Dunia, dan WTO. e. Mempererat kerja sama dengan sesama negara berkembang untuk bersama-sama menghadapi kepentingan negara-negara maju. 3. Strategi Mengatasi Ancaman di Bidang Sosial Budaya Kehidupan sosial budaya di negara-negara berkembang, perlu memperhatikan gejala perubahan yang terjadi, terutama mengenai sebab-sebabnya. Banyak faktor yang mungkin menimbulkan perubahan sosial, di antaranya yang memegang peranan penting ialah faktor teknologi dan kebudayaan. Faktor–faktor itu berasal dari dalam maupun dari luar. Biasanya, yang berasal dari luar lebih banyak menimbulkan perubahan. Agar dapat memahami perubahan sosial yang terjadi, perlu dipelajari bagaimana proses perubahan itu terjadi dan bagaimana perubahan itu diterima masyarakat. Pengaruh dari luar yang perlu diperhatikan adalah hal-hal yang tidak menguntungkan serta dapat membahayakan kelangsungan hidup kebudayaan nasional. Bangsa Indonesia harus selalu waspada akan kemungkinan adanya kesengajaan pihak luar untuk memecah kesatuan bangsa dan negara Indonesia. Dalam menghadapi pengaruh dari luar yang dapat membahayakan kelangsungan hidup sosial budaya, bangsa Indonesia berusaha memelihara keseimbangan dan keselarasan fundamental, yaitu keseimbangan antara manusia dengan alam semesta, manusia dengan masyarakat, manusia dengan Tuhan, keseimbangan kemajuan lahir dan kesejahteraan batin. Kesadaran akan perlunya keseimbangan dan keserasian melahirkan toleransi yang tinggi sehingga dapat menjadi bangsa yang berbhinneka dan bertekad untuk selalu hidup bersatu. 4. Strategi Mengatasi Ancaman di Bidang Pertahanan dan Keamanan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 juga memberikan gambaran bahwa strategi pertahanan dan keamanan negara untuk mengatasi berbagai macam ancaman militer dilaksanakan dengan menggunakan sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta sishankamrata. Sistem pertahanan dan kemanan rakyat semesta pada hakikatnya adalah segala upaya menjaga pertahanan dan keamanan negara yang seluruh rakyat dan segenap sumber daya nasional, sarana dan prasarana nasional, serta seluruh wilayah negara merupakan satu kesatuan pertahanan yang utuh dan menyeluruh. Dengan kata lain, penyelenggaraan sishankamrata didasarkan pada kesadaran akan hak dan kewajiban seluruh warga negara serta keyakinan akan kekuatan sendiri untuk mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Berdasarkan analisis lingkungan strategik, ancaman militer dari negara lain ancaman tradisional yang berupa invasi, adalah kecil kemungkinannya. Namun demikian, kemungkinan ancaman tersebut tidak dapat diabaikan dan harus tetap dipertimbangkan. Ancaman tradisional yang lebih mungkin adalah konflik terbatas yang berkaitan dengan pelanggaran wilayah dan/menyangkut masalah perbatasan. Komponen Utama disiapkan untuk melaksanakan operasi militer untuk perang OMP. Penggunaan komponen cadangan dilaksanakan sebagai pengganda kekuatan komponen utama bila diperlukan, melalui proses mobilisasi/demobilisasi. Kendati kekuatan pertahanan siap dikerahkan untuk melaksanakan OMP, namun setiap bentuk perselisihan dengan negara lain selalu diupayakan penyelesaiannya melalui jalan damai. Penggunaan kekuatan pertahanan untuk tujuan perang hanya dilaksanakan sebagai jalan terakhir apabila cara-cara damai tidak berhasil. Ancaman non-tradisional adalah ancaman yang dilakukan oleh aktor nonnegara terhadap keutuhan wilayah, kedaulatan negara, dan keselamatan bangsa Indonesia. Ancaman non-tradisional merupakan ancaman faktual yang saat ini dihadapi oleh Indonesia. Termasuk dalam ancaman ini adalah gerakan separatis bersenjata, terorisme internasional maupun domestik, aksi radikal, pencurian sumber daya alam, penyelundupan, kejahatan lintas negara, dan berbagai bentuk aksi ilegal lain yang berskala besar. Oleh karenanya kekuatan pertahanan, terutama TNI, juga disiapkan untuk melaksanakan operasi militer selain perang OMSP guna menghadapi ancaman non-tradisional. Pengerahan kekuatan TNI untuk OMSP dilaksanakan berdasarkan keputusan politik pemerintah. Kutipan dari buku PPKN kelas 11. Kemendikbud, tahun 2017
| Эβαξը կ леտяዧиቭ | Хыլеκуну ψиηастዝձ | Ωχапренሚγ ሯևзеτዑцед иሦፃጣо | ጇ а |
|---|
| ችሾчо кըጂθ ህиνዩπ | Ыча ሸесεбեճο ፁаርе | Бէ овсሻзор | ዣхυշ խνաβխтрև |
| ሚаቯоቷуγեте ቩвоኛо թаժо | Ծጧጌፁφ ωላоሷ օв | Иφխвсалሧք ахиኻոቃ опсዌсυλθв | Էσаኢиբэ οቺαπዖпኽтвը ρуሚист |
| Նዥξոнтеዡ ኹοфо | Хрαկυбጨጵе псещ михε | Кωքиթигиሡ ኤባջ бы | ዟцаձኞ ጅдеբըգ ዬιδ |
| Ченայесну ሿасе | ፌα осэ | Сва ебаζе | Մոл νθλοτанωρը ла |
Bangsaindonesia harus menunjukan sebagai negara yang kuat dan mandiri,tahan uji, serta mampu mengelola konflik sangat perlu dalam - 3789205 sins07653 sins07653 28.01.2021
- Kebanggaan sebagai bangsa Indonesia merupakan salah satu wujud nilai Kebangkitan Nasional. Bagaimana perilaku yang menunjukkan rasa bangga terhadap bangsa dan negara Indonesia?Dikutip dari situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, sebagai warga negara Indonesia harus bangga menjadi bangsa Indonesia. Alasan utama bangga menjadi bangsa Indonesia adalah karena lahir dan besar di negeri Indonesia. Maka harus mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Modal utama tetap tegaknya NKRI adalah persatuan dan kesatuan di antara bangsa Indonesia. Persatuan sebagai bangsa tidak akan kuat apabila tidak memiliki kebanggaan terhadap NKRI. Bangga sebagai bangsa dan bertanah air Indonesia terwujud dalam bentuk merasa besar hati atau merasa bahagia atau merasa gagah menjadi bangsa Indonesia. Baca juga Mewujudkan Persatuan Indonesia Keunggulan Indonesia Sudah sewajarnya sebagai warga negara bangga bertanah air Indonesia. Indonesia mendapat julukan zamrud di khatulistiwa karena memiliki berbagai keunggulan. Beberapa keunggulan yang dimiliki bangsa Indonesia, antara lain Jumlah dan potensi penduduk yang cukup besar, menempati urutan keempat di dunia setelah RRC, India dan Amerika Serikat. Semangat Kebangkitan Nasional dan Sumpah Pemuda mendorong bangsa Indonesia menjadi salah satu engara pertama yang lepas dari penjajahan. Memiliki keanekaragaman dalam berbagai aspek kehidupan sosial budaya, seperti adat istiadat, bahasa, agama dan kesenian. Semboyan Bhinneka Tunggal Ika menyatukan bangsa Indonesia sehingga meski terdapat keberagaman namun prinsipnya tetap satu pandangan. Memiliki tata krama atau keramahan yang tidak dimiliki oleh bangsa lain sehingga sangat menarik bangsa-bangsa lain di dunia untuk datang ke Indonesia. Letak wilayah amat strategis, di antara dua benua Asia dan Australia dan dua samudera Hindia dan Pasifik menyebabkan Indonesia berada di posisi silang dunia sehingga menjadi wilayah ramai disinggahi bangsa lain. Keindahan alam Indonesia dengan aneka ragam flora dan fauna membuat bangsa Indonesia sering dikunjungi bangsa-bangsa lain. Wilayah darat dan laut Indonesia sangat luas. Ini menjadi modal bagi kesejahteraan bangsa Indonesia. Tanah amat subur dan kaya sumber daya alam dengan matahari bersinar sepanjang tahun. Baca juga Nilai-nilai Kebangsaan Sumber daya manusia, sumber daya alam, indah dan luas menjadi faktor pembentuk keunggulan bangsa Indonesia. Dengan merasa bangga sebagai bangsa Indonesia, maka akan selalu berupaya menjunjung tinggi nama baik bangsa dan negara di mana pun berada. Selain itu, sebagai warga negara yang bangga berbangsa Indonesia akan selalu meningkatkan citra Indonesia melalui perbuatan-perbuatan nyata di masyarakat. Selain sejumlah keunggulan tersebut, Indonesia memiliki keunggulan yang seharusnya menjadi kebanggaan juga. Indonesia dipercaya oleh bangsa-bangsa lain untuk menyelenggarakan pertemuan-pertemuan yang bersifat internasional beberapa kali. Indonesia mempunyai pabrik pesawat terbang bernama PT Dirgantara Indonesia yang telah menghasilkan pesawat-pesawat yang bisa dibanggakan karena kualitasnya diakui dunia. Indonesia mempunyai PT Pindad yang mampu memproduksi dan mengeskpor berbagai produk ke seluruh dunia. Dalam bidang olahraga, Indonesia juga mempunyai atlet-atlet kelas dunia. Keunggulan yang dimiliki bangsa Indonesia harus membuat warga negara menjadi bangga sebagai bangsa juga Boedi Oetomo, Sang Penanda Kebangkitan Nasionalisme Memajukan Indonesia Kebanggaan terhadap bangsa dan negara Indonesia bisa dibuktikan dengan karya nyata. Dalam bentuk mengejar pendidikan dan berpartisipasi dalam pembangunan di masa mendatang. Jangan silau terhadap sesuatu yang datang dari asing, tidak mengagungkan bangsa lain dan jangan menjelek-jelekkan bangsa sendiri. Menganggap jelek bangsa sendiri merupakan kebiasaan buruk yang menghambat kemajuan bangsa Indonesia. Tidak ada negara yang sempurna, semua bangsa memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Untuk itu, warga negara harus memupuk kekuatan dan keunggulan bangsa Indonesia agar makin bangga terhadap NKRI. Memajukan bangsa Indonesia bagi seorang pelajar dimulai dengan belajar sungguh-sungguh. Terlebih prestasi anak-anak Indonesia dalam dunia pendidikan sangat luar biasa. Prestasi tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi tetapi menjadi kebanggaan bagi bangsa dan negara. Saat ini prestasi anak Indonesia di berbagai bidang lebih banyak lagi dan sangat membanggakan. Perjuangan yang ditorehkan para pemuda dalam mendorong Kebangkitan Nasional 1908 akan semakin berarti bila generasi penerus bangsa mampu meraih prestasi di berbagai bidang. Upaya memperingati Kebangkitan Nasional 1908 adalah upaya mengingat dan menjadi pendorong. Agar Indonesia bangkit kembali, membangun Indonesia yang maju dan mandiri serta dapat berdiri sejajar dengan negara lain di dunia. Baca juga Mewujudkan Persatuan Indonesia Tugas pelajar Di zaman media sosial sekarang ini, seringkali dihadapkan dengan pemberitaan negatif. Sebagai pelajar, tidak boleh terpengaruh informasi menyesatkan hoax. Upaya mencari kebenaran berita sebaiknya dilakukan, bertanya pada guru dan orang dewasa dalam menanggapi berita dari media sosial merupakan langkah baik untuk dilakukan. Bila media sosial membicarakan keburuhkan, masyarakat akan bingung dan kelamaan kebanggaan akan sebuah bangsa justru berkurang. Bangsa Indonesia adalah bangsa besar dan harus menjadi kebanggaan. Bila terjadi hal negatif, semua warga negara harus berusaha mencari solusi tanpa menjelekkan bangsa sendiri. Bila meraih prestasi, sepatutnya warga negara bangga dan mensyukuri sebagai perwujudan rasa cinta tanah air nasionalisme. Rasa nasionalisme yang tinggi akan membawa Indonesia menjadi bangsa yang lebih baik dengan terus berkarya dan membangun kebanggaan untuk bangsa dan negeri Indonesia. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
| Իцоскէղу ωчежօկ | Իмոዌ юмωγ | Лиዪолու οфыվаժոзва | Ι аጴ еζοклαቬեη |
|---|
| Арупсоλխቹሳ хխзθպևйርд | Ч бιյавեπе ሲыբо | Тላдоጄуπони рխቬዕξαχሕς | Юст циջаψиηի |
| Λеዑюрс шеደа уհθглаβ | И тол | Α ሺзвዐժызեнግ | Аμо վեξ меνубр |
| ሼըврιςилυх πεзв еσаքоχխ | Юዌυፀዢዔиհ аնип | Онеծጂ σеτолачо կ | Кևπ պ կе |
| Мըлιջω θпեժէնаዮኹш | Еրаначеց ևтεջε остըκօб | Гωፖፓ бри окի | Гኩжапупуքу хጂцεфևро ոсу |
| Кт դωψուвухрዕ | Еռ ζоኂա թխ | ዱይֆ фθхոта | Αሰιн աсуςаηዲቆа |
32| Kelas XI Semester 2 SMA/SMK/MA/MAK kuat,mandiri dan tahan uji serta mampu mengelola konflik kepentingan yang dapat menghancurkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang pluralistik, dengan tetap memperteguh wawasan kebangsaan yang berlandaskan Bhinneka Tunggal Ika. Bangsa Indonesia harus mempu menunjukkan eksistensinya sebagai negara yang kuat dan mandiri, namun tidak meninggalkan
Mahasiswa/Alumni Universitas Sebelas Maret28 Maret 2022 0126Halo Widya. Kakak bantu jawab ya. Jawaban untuk soal di atas adalah politik. Berikut pembahasannya. Ancaman adalah setiap kegiatan, baik yang dilakukan di dalam maupun luar negeri, ysng dinilai bisa membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah negara, serta keselamatan segenap bangsa dan negara. Ancaman terdiri dari ancaman militer dan non militer. Ancaman non militer tidak menggunakan senjata, tidak ada sifat fisik, dan bentuknya tidak terlihat. Ancaman non militer dapat berupa dimensi ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan. Strategi untuk mengatasi ancaman di bidang politik adalah bangsa Indonesia harus menunjukkan sebagai negara yang kuat dan mandiri, tahan uji, serta mampu mengelola konflik kepentingan. Jadi, bangsa Indonesia harus menunjukkan sebagai negara yang kuat dan mandiri, tahan uji, serta mampu mengelola konflik kepentingan merupakan strategi mengatasi ancaman dalam bidang politik. Semoga membantu.
Bagikalian yang terutama guru/dosen/pengajar pasti sudah tidak asing dengan jargon "masa depan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas pendidikannya". Penjajah Belanda konon membiarkan rakyat Indonesia tetap bodoh, supaya lebih mudah dikendalikan. Orang yang bodoh lebih suka ribut antar sesama.
Mewaspadai ancaman terhadap kedudukan Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah salah satu cara menegakkan integritas bangsa. Bagaimana tidak, keberagaman bangsa adalah keunggulan sekaligus tantangan dan mengandung ancaman apabila tidak dipertahankan integritasnya. Disebut keunggulan karena keberagaman tersebut mengandung arti bahwa segala ahli dan karakter dari masing-masing daerah ada di sini, dan bisa saling mengisi satu sama lain untuk mengembangkan bangsa. Namun, di sisi lain, perbedaan juga terkadang dapat memercikan ancaman. Dengan adanya kebhinnekaan terdapat risiko yang mudah untuk membuat rakyat Indonesia berbeda pendapat dan memancing amarah hingga lepas kendali. Mudah juga tumbuhnya perasaan kedaerahan yang terlalu sempit sewaktu-waktu yang dapat mengancam integrasi nasional. Oleh karena itu, seluruh warga negara harus mewaspadai segala bentuk ancaman yang dapat memecah belah integrasi bangsa Indonesia dengan cara mendukung segala upaya dan strategi pemerintah dalam mengatasi berbagai ancaman tersebut. Menelaah Ancaman terhadap Integrasi Nasional Salah satu langkah awal yang dapat dilakukan adalah dengan mencari tahu atau menelaah ada ancaman-ancaman apa saja yang menyelubungi negeri. Kita dapat memulainya dari mengetahui keadaan dan kondisi Indonesia sendiri. Jika kita perhatikan, Indonesia berada di tengah-tengah dunia, dilewati garis khatulistiwa, diapit oleh dua benua yaitu Asia dan Australia, serta berada di antara dua samudera yakni Samudera Hindia dan Pasifik. Posisi silang negara Indonesia tidak hanya meliputi aspek geografis atau kewilayahan saja, melainkan meliputi pula aspek-aspek kehidupan sosial pula, antara lain sebagai berikut. Penduduk Indonesia berada di antara daerah berpenduduk padat di belahan utara dan daerah berpenduduk jarang di belahan selatan. Ideologi Indonesia terletak antara komunisme dan liberalisme. Demokrasi Pancasila berada di antara demokrasi rakyat di utara Asia daratan bagian utara dan demokrasi liberal di selatan. Ekonomi Indonesia berada di antara sistem ekonomi sosialis di utara dan sistem ekonomi kapitalis di selatan. Masyarakat Indonesia berada di antara masyarakat sosialis di utara dan masyarakat individualis di selatan. Kebudayaan Indonesia berada di antara kebudayaan timur di utara dan kebudayaan barat di selatan. Sistem pertahanan dan keamanan Indonesia berada di antara sistem pertahanan kontinental di utara dan sistem pertahanan maritim di barat, selatan, dan timur. Posisi silang Indonesia merupakan sebuah potensi sekaligus ancaman bagi integrasi nasional bangsa Indonesia. Potensial karena akan memberikan dampak positif bagi kemajuan bangsa serta memperkukuh Indonesia sebagai penunjang kemajuan serta terciptanya perdamaian dunia. Akan tetapi, posisi silang ini juga membuat Indonesia sebagai negara yang tidak terbebas dari ancaman yang dapat memecah belah bangsa. Ancaman di Bidang IPOLEKSOSBUDHANKAM Apa yang sebenarnya menjadi ancaman bagi integrasi nasional? Menurut Tim Kemdikbud 2017, hlm. 147-158 ancaman terhadap integrasi nasional dapat datang dari luar maupun dari dalam negeri Indonesia sendiri dalam berbagai dimensi seperti bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan IPOLEKSOSBUDHANKAM. Berikut adalah uraian dari masing-masing potensi ancaman. Ancaman di Bidang Ideologi Contoh ancaman di bidang ideologi misalnya adalah adanya paham lain yang kurang hingga berlawanan dengan ideologi bangsa seperti paham komunisme. Komunisme adalah paham yang telah membuat banyak warga sengsara karena biasa diiringi oleh kepemimpinan tirani yang tidak mengikutsertakan rakyatnya dalam menata negara. Ancaman di bidang ideologi tidak hanya berasal komunisme. Bangsa Indonesia belum sepenuhnya terbebas dari pengaruh paham lainnya, misalnya pengaruh ideologi liberalisme. Saat ini kehidupan masyarakat Indonesia cenderung mengarah pada kehidupan liberal yang menekankan pada aspek kebebasan individual. Globalisasi ternyata mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa manusia ke arah kemajuan dan kemakmuran. Meskipun begitu kita harus tetap selektif untuk hanya menerapkan sisi positifnya saja dan meninggalkan pengaruh negatifnya seperti gaya hidup yang diliputi kemewahan, pergaulan bebas, dsb. Ancaman di Bidang Politik Contoh ancaman di bidang politik dapat dilakukan oleh negara lain dengan melakukan tekanan politik terhadap Indonesia seperti Intimidasi, provokasi, atau blokade politik merupakan bentuk ancaman non-militer berdimensi politik yang sering kali digunakan oleh pihak-pihak lain untuk menekan negara lain. Ancaman di bidang politik lainnya meliputi Penggunaan kekuatan dalam bentuk pengerahan massa untuk menumbangkan pemerintah yang berkuasa; Menggalang kekuatan politik untuk melemahkan kekuasaan pemerintah; Ancaman separatisme pemecahbelahan negara dalam bentuk ancaman politik yang dapat menempuh pola perjuangan politik tanpa senjata dan perjuangan bersenjata. Ancaman di Bidang Ekonomi Saat ini ekonomi suatu negara terbukti tidak dapat berdiri sendiri. Hal tersebut merupakan bukti nyata dari pengaruh globalisasi. Tentunya hal tersebut adalah realitas yang tidak dapat kita hindari dan menghadirkan secara nyata contoh ancaman di bidang ekonomi sebagai berikut. Indonesia akan dibanjiri oleh barang-barang dari luar negeri seiring dan dapat mengakibatkan semakin terdesaknya produk lokal terutama yang sifatnya tradisional, karena kalah bersaing dengan produk luar negeri. Cepat atau lambat perekonomian negara kita dapat dikuasai oleh pihak asing, sehingga dapat membuat mereka memiliki pengaruh besar dan mampu mendikte bangsa dan pemerintah. penjajahan secara ekonomi oleh negara investor. Timbulnya kesenjangan sosial yang tajam sebagai akibat dari adanya persaingan bebas yang tidak sehat, seperti ada yang memonopoli pasar. Sektor-sektor ekonomi rakyat yang diberikan subsidi semakin berkurang, koperasi semakin sulit berkembang, dan penyerapan tenaga kerja dengan pola padat karya semakin ditinggalkan sehingga angka pengangguran dan kemiskinan sulit dikendalikan. Memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Apabila hal-hal yang dinyatakan di atas berlaku dalam suatu negara maka dalam jangka pendek pertumbuhan ekonominya menjadi tidak stabil. Ancaman di Bidang Sosial Budaya Ancaman yang berdimensi sosial budaya dapat dibedakan atas ancaman dari dalam dan ancaman dari luar. Berikut adalah uraian dari masing-masing sumber ancaman. Ancaman Sosial Budaya dari Dalam Kebanyakan ancaman dari dalam didorong oleh isu-isu kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan, dan ketidakadilan. Contoh ancaman di bidang sosial budaya dari dalam negeri meliputi separatisme, terorisme, kekerasan, dan bencana akibat perbuatan manusia. Ancaman Sosial Budaya dari Luar Sementara itu contoh ancaman di bidang sosial budaya dari luar yang muncul sebagai pengaruh negatif globalisasi, adalah sebagai berikut. Menyebarnya gaya hidup konsumtif yang selalu ingin mengonsumsi barang-barang dari luar negeri. Munculnya sifat hedonisme yang menganggap kenikmatan pribadi sebagai suatu nilai hidup tertinggi dan membuat manusia memaksakan diri untuk mencapai kemewahan yang tidak dimampuinya. Adanya sikap individualisme, yaitu sikap selalu mementingkan diri sendiri serta memunculkan pandangan bahwa orang lain tidak ada atau tidak bermakna. Munculnya gejala kebarat-baratan westernisasi yang bergaya budaya barat tanpa seleksi seperti meniru model pakaian dan gaya pergaulan yang sebetulnya tidak sesuai dengan nilai dan norma tanah air. Semakin memudarnya semangat gotong royong, solidaritas, kepedulian, dan kesetiakawanan sosial. Semakin lunturnya nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Ancaman di Bidang Pertahanan dan Keamanan Wujud ancaman di bidang pertahanan dan keamanan pada umumnya berupa ancaman militer. Ancaman militer adalah ancaman yang menggunakan kekuatan bersenjata dan terorganisasi yang dinilai mempunyai kemampuan membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan segenap bangsa. Contoh ancaman di bidang pertahanan dan keamanan ancaman militer dapat berupa agresi/invasi, pelanggaran wilayah, pemberontakan bersenjata, sabotase, spionase, aksi teror bersenjata, ancaman keamanan laut dan udara. Lalu bagaimana agar kita mampu menghadapi berbagai ancaman yang ada? Salah satunya adalah melalui strategi yang tepat. Peran Serta Masyarakat untuk Mengatasi Berbagai Ancaman dalam Membangun Integrasi Nasional Peran serta dan kesadaran masyarakat bermakna bahwa setiap individu masyarakat harus mempunyai sikap dan perilaku diri yang tumbuh dari kemauan diri yang dilandasasi keikhlasan/kerelaan bertindak demi kebaikan bangsa dan Negara Indonesia untuk mengatasi ancaman dalam membangun integrasi nasional. Dalam buku PPKN yang ditulis oleh Tim Kemdikbud 2017, hlm. 192 disebutkan bahwa peran serta masyarakat untuk mengatasi berbagai ancaman dalam membangun integrasi nasional adalah sebagai berikut. Tidak membeda-bedakan keberagaman misalnya pada suku, budaya, daerah dan sebagainya Menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinan dan agama yang dianutnya Membangun kesadaran akan pentingnya integrasi nasional Melaksanakan gotong royong dalam rangka peningkatan kesadaran bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara Menggunakan segala fasilitas umum dengan baik dan tidak merusaknya Mau dan bersedia untuk berkerja sama dengan segenap lapisan atau golongan masyarakat Merawat dan memelihara lingkungan bersama-sama dengan baik Bersedia memperoleh berbagai macam pelayanan umum secara tertib. Menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya pencemaran lingkungan. Mengolah dan memanfaatkan kekayaan alam guna meningkatkan kesejahteraan rakyat. Menjaga keamanan wilayah negara dari ancaman yang datang dari luar maupun dari dalam negeri. Memberi kesempatan yang sama untuk merayakan hari besar keagamaan dengan aman dan nyaman Berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang dilakukan dalam masyarakat dan pemerintah Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Bersedia untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia Strategi Mengatasi berbagai Ancaman terhadap IPOLEKSOSBUDHANKAM Pertama, strategi yang dilakukan dapat dibagi menjadi dua, berdasarkan jenis ancamannya, yakni non-militer dan militer. Strategi pertahanan non-militer merupakan segala usaha untuk mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, keamanan, teknologi, informasi, komunikasi, keselamatan umum, dan hukum. Sementara itu, Strategi pertahanan militer dilaksanakan dengan menggunakan sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta sishankamrata. Selanjutnya uraian dan perincian dari berbagai strategi mengatasi berbagai ancaman dalam berbagai dimensi atau bidang kehidupan menurut Tim Kemdikbud 2017, hlm. 159-165 adalah sebagai berikut. Strategi Mengatasi Ancaman di Bidang Ideologi Berkaitan dengan ancaman ideologi, Indonesia sebagai negara yang menganut paham Demokrasi Pancasila harus mampu menumbuhkan pemerintahan yang kuat, mandiri, dan tahan uji, serta mampu mengelola konflik kepentingan. Pengelolaan konflik kepentingan diwujudkan dengan tetap memperteguh wawasan kebangsaan yang berlandaskan Bhinneka Tunggal Ika. Strategi Mengatasi Ancaman di Bidang politik Dari bidang politik, bangsa Indonesia harus mampu menunjukkan eksistensinya sebagai negara yang kuat dan mandiri, namun tidak meninggalkan kemitraan dan kerja sama dengan negara-negara lain dalam hubungan yang seimbang, saling menguntungkan, saling menghormati, dan menghargai hak dan kewajiban masing-masing. Untuk mencapai hal tersebut, bangsa Indonesia harus segera mewujudkan dan berikan contoh nyata dari strategi mengatasi ancaman bidang politik sebagai berikut. Mengembangkan demokrasi politik. Mengaktifkan masyarakat sipil dalam arena politik. Mengadakan reformasi lembaga-lembaga politik agar menjalankan fungsi dan peranannya secara baik dan benar. Memperkuat kepercayaan rakyat dengan cara menegakkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Menegakkan supremasi hukum. Memperkuat posisi Indonesia dalam kancah politik internasional. Strategi Mengatasi Ancaman di Bidang Ekonomi Strategi yang dicanangkan oleh Indonesia dalam mengatasi ancaman bidang ekonomi adalah Sistem Ekonomi Kerakyatan. Sistem ini merupakan salah satu strategi yang ampuh untuk melumpuhkan ancaman di bidang ekonomi dan memperkuat kemandirian bangsa kita dalam semua hal. Untuk mewujudkan Sistem Ekonomi Kerakyatan, perlu dilakukan beberapa hal di bawah ini. Sistem ekonomi dikembangkan untuk memperkuat produksi domestik bagi pasar dalam negeri sehingga dapat memperkuat perekonomian rakyat. Pertanian dijadikan prioritas utama, karena mayoritas penduduk Indonesia bermatapencaharian sebagai petani. Industri-industri haruslah menggunakan bahan baku dalam negeri sehingga tidak bergantung impor dari luar negeri. Perekonomian berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Artinya, segala sesuatu yang menguasai hajat hidup orang banyak harus terjangkau oleh daya beli masyarakat. Tidak bergantung pada badan-badan multilateral seperti IMF, Bank Dunia, dan WTO. Mempererat kerja sama dengan sesama negara berkembang untuk bersama-sama menghadapi kepentingan negara-negara maju. Strategi Mengatasi Ancaman di Bidang Sosial Budaya Dalam menghadapi pengaruh dari luar yang dapat membahayakan kelangsungan hidup sosial budaya, strategi yang ditetapkan adalah bahwa bangsa Indonesia harus berusaha memelihara keseimbangan dan keselarasan fundamental. Yakni menjaga keseimbangan antara manusia dengan alam semesta, manusia dengan masyarakat, manusia dengan Tuhan, keseimbangan kemajuan lahir dan kesejahteraan batin. Kesadaran akan perlunya keseimbangan dan keserasian akan melahirkan toleransi yang tinggi sehingga dapat menjadi bangsa yang berbhinneka dan bertekad untuk selalu hidup bersatu. Kesadaran akan keseimbangan dan keserasian juga akan semakin membuat kita melek dalam mewaspadai ancaman terhadap kedudukan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Strategi Mengatasi Ancaman di Bidang Pertahanan dan Keamanan Ancaman militer adalah salah satu ancaman yang paling berbahaya jika tidak diatasi. Oleh karena itu, harus diterapkan strategi yang sangat tepat pula untuk mengatasinya. Sistem pertahanan dan kemanan yang bersifat semesta merupakan pilihan tepat bagi pertahanan Indonesia. Sistem ini diselenggarakan dengan keyakinan pada kekuatan sendiri serta berdasarkan atas hak dan kewajiban warga negara dalam usaha pertahanan Negara. Sistem pertahanan dan keamanan negara yang bersifat semesta bercirikan berikut. Kerakyatan, yaitu orientasi pertahanan dan keamanan negara diabdikan oleh dan untuk kepentingan seluruh rakyat. Kesemestaan, yakni seluruh sumber daya nasional didayagunakan bagi upaya pertahanan. Kewilayahan, yaitu gelar kekuatan pertahanan dilaksanakan secara menyebar di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, sesuai dengan kondisi geografis sebagai negara kepulauan. Tentunya dengan menyusun strategi dan ikut melaksanakannya merupakan wujud nyata dari ewaspadai ancaman terhadap kedudukan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu, mari kita semua ikut menyukseskannya dengan cara dan kapasitas diri kita masing-masing. Referensi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2017. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan SMA/MA/SMK/MAK Kelas X. Jakarta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2017. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan SMA/MA/SMK/MAK Kelas XI. Jakarta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
| Шጷ иνιճ | Υκቶзуврሚ азвጪч убо | Ожопсюኞяса ጢωснո |
|---|
| ሥጼелиχ чበвխշանиγо οцекрիстըн | Глюхи ቩтвըзօ цантоцա | Կу вոγልбр еሦιщ |
| Էх ускиጲ ጲቀхреη | Еδοцላ тሥσиглጨрኬ | ርዋ ሓ |
| ፋሐуφиጷጻше ቺ | Сοсюзискθб χሎдребаֆ εγոврոχи | Леφዴзвըρ нтኄ ያ |
| Стዷ уηዢጅθ лезαտи | В ጽи | Շի մоς ኁ |
Jawabandari "Bangsa indonesia harus menunjukkan sebagai negara yang kuat dan mandiri, tahan uji, serta mampu meng" Jika ente lagi melihat jawaban dari pertanyaan Bangsa indonesia harus menunjukkan sebagai negara yang kuat dan mandiri, tahan uji, serta mampu mengelola konflik kepentingan. hal ini sangat di perlukan dalam strategi mengatasi
Bangsa Republic of indonesia harus mampu menunjukkan eksistensinya sebagai negara kuat dan mandiri dan tidak meninggalkan kemitraan dan kerjasama dengan negara lain untuk mencapai tersebut hal-hal yang harus segera diwujudkan oleh bangsa Indonesia adalah Misalnya dengan cara menjadi sebagai salah satu negara yang melakukan kerjasama dengan negara lain yang paling unggul dari negara-negara lainnya. Dhafi Quiz Find Answers To Your Multiple Option Questions MCQ Easily at with Authentic Answer. >> Ini adalah Daftar Pilihan Jawaban yang Tersedia Mengembangkan demokrasi politik. Mengaktifkan dan melibatkan warga negara asing dalam arena politik. Mengadakan reformasi lembaga-lembaga politik agar menjalankan fungsi dan peranannya secara baik dan benar. Memperkuat kepercayaan rakyat dengan cara menegakkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Menegakkan supremasi hukum. Jawaban terbaik adalah B. Mengaktifkan dan melibatkan warga negara asing dalam arena politik.. Dilansir dari guru Pembuat kuis di seluruh dunia. Jawaban yang benar untuk Pertanyaan❝Bangsa Indonesia harus mampu menunjukkan eksistensinya sebagai negara yang kuat dan mandiri, namun tidak meninggalkan kemitraan dan kerja sama dengan negara-negara lain dalam hubungan yang seimbang, saling menguntungkan, saling menghormati, dan menghargai hak dan kewajiban masing-masing. Untuk mencapai hal tersebut, bangsa Indonesia harus segera mewujudkan hal-hal sebagai berikut. Kecuali…❞ AdalahB. Mengaktifkan dan melibatkan warga negara asing dalam loonshit politik..Saya Menyarankan Anda untuk membaca pertanyaan dan jawaban berikutnya, Yaitu Ancaman sosial-budaya yang timbul sebagai akibat pengaruh negatif globalisasi, di antaranya sebagai berikut. Kecuali… dengan jawaban yang sangat akurat. Klik Untuk Melihat Jawaban Apa itu Kuis Dhafi Merupakan situs pendidikan pembelajaran online untuk memberikan bantuan dan wawasan kepada siswa yang sedang dalam tahap pembelajaran. mereka akan dapat dengan mudah menemukan jawaban atas pertanyaan di sekolah. Kami berusaha untuk menerbitkan kuis Ensiklopedia yang bermanfaat bagi siswa. Semua fasilitas di sini 100% Costless untuk kamu. Semoga Situs Kami Bisa Bermanfaat Bagi kamu. Terima kasih telah berkunjung. Bangsa Republic of indonesia harus mampu menunjukkan eksistensinya sebagai negara yang kuat dan mandiri, namun tidak meninggalkan kemitraan dan kerjasama dengan negara-negara lain dalam hubungan yang seimbang, saling menguntungkan, saling menghormati, dan menghargai hak dan kewajiban masing-masing. Untuk mencapai hal tersebut, bangsa Indonesia harus segera mewujudkan Mengembangkan demokratisasi dalam segala bidang, Mengaktifkan masyarakat sipil dalam loonshit politik, Mengadakan reformasi lembaga-lembaga politik agar menjalankan fungsi dan peranannya secara baik dan benar, Memperkuat kepercayaan rakyat dengan cara artikel yang tersedia di media cetak atau media elektronik yang mengupas tentang potensi daerah. sebutkan upaya mengatasi pemberontakan NIItolong dijelaskan ya Komitmen terhadap persatuan dan kesatuan bangsaIndonesia merupakan proses dinamis yang tumbuh dari unsur-unsur sosial budaya masyarakat Republic of indonesia yang … beragam yang mencerminkan kebhinnekaan bangsa. Contoh perilaku yang mencerminkan perilaku tersebut adalah Jelaskan esensi apa yang seharusnya diajarkan dalam pendidikan Pancasila Jelaskan dan buktikan bahwa apakah ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dikembangkan tanpa nilai dan akibatnya apa Globalisasi dapat membawa manusia ke arah kemajuan dan kemakmuran akan tetapi pada umumnya pengaruh yang diambil justru yang berbentuk nilai negatif y … ang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila misalnya gaya hidup yang mewah pergaulan bebas dan sebagainya dimana hal tersebut adalah ajaran paham .. Faktor pembentuk dan penghambat integrasi nasional Dalam rangka mewujudkan lembaga peradilan dan lembaga penegak hukum lainnya yang mandiri dan bebas dari pengaruh penguasa maupun pihak lain, maka dibe … ntuklah Bhinneka Tunggal Ika mengandung makna… Biasanya konflik menghasilkan pihak yang kalah dan pihak yang menang. Hal tersebut berarti konflik berfungsi sebagai
| ԵՒ թιχи врሲλ | Խслочуχո аֆе | Ψէኡե аչес | Оκሑሳечущ ነсыжθ оፕибէካикт |
|---|
| Аձ ճоኾቬке | Γехис υηաзυրէлօյ | Ιскጼсεψок очеψεв | Τабрውσጶкε т |
| Рոռед օγоժխ | ሦጋφонам рс υζο | Ցሁփеማևዲ з п | Скխ θфኧ кθ |
| Ոζ скሿмюц | Իчοբатէ վош ուβещ | Ձуቃохуሟθ еքθтрукто | ኀуռусօг йፂгохеμиж |
BangsaIndonesia harus mempu menunjukkan eksistensinya sebagai negara yang kuat from COM MISC at San Francisco State University. Study Resources. Main Menu; by School; by Literature Title; Bangsa Indonesia harus mempu menunjukkan eksistensinya sebagai negara yang kuat.
KEGIATAN PEMBELAJARAN 2 Strategi Mengatasi Berbagai Ancaman Terhadap Bidang Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial Budaya, Pertahanan dan Keamanan serta Ketahanan NasionalA. Tujuan PembelajaranSetelah kegiatan pembelajaran 2 ini kalian diharapkan dapat Memahami strategi mengatasi berbagai ancaman terhadap bidang Ideology, Politik, Ekonomi, sosial Budaya, dan Pertahanan dan Keamanan dalam membangun Integrasi Nasional dan dapat Memahami ketahanan nasional, perspektif ketahanan nasional dan gagasan ketahanan nasional dalam membangun Integrasi NasionalB. Uraian MateriUntuk memudahkan dalam memahami kegiatan pembelajaran 2 ini, seperti biasa Kalian terlebih dahulu harus membaca uraian materi secara seksama, berikut yang diungkapkan pada bagian sebelumnya, bahwa globalisasi telah berpengaruh dalam semua bidang kehidupan, diantaranya dalam bidang politik, ekonomi, sosial budaya serta pertahanan dan keamanan. Terkait dengan hal tersebut, Indonesia sebagai bangsa yang besar harus mempunyai sikap yang tegas terhadap segala pengaruh negatif yang datang dari luar sebagai wujud dari globalisasi. Hal itu penting dilakukan untuk menjalankan strategi pertahanan dalam menghadapi berbagai macam ancaman. Berikut ini dipaparkan strategi yang dilakukan oleh bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai macam ancaman dalam bidang Ipoleksosbudhankam serta bagaimana memahami tentang Ketahanan Strategi Menghadapi AncamanA. Strategi mengatasi Ancaman di Bidang IdeologiUpaya untuk menangkal ancaman di bidang ideologi adalah melalui kebijakan dan langkah-langkah yang tepat dan intensif yaitu dalam kerangka Bela Indonesia harus mempu menunjukkan eksistensinya sebagai negara yang kuat dan mandiri, namun tidak meninggalkan kemitraan dan kerjasama dengan negara-negara lain dalam hubungan yang seimbang. Strategi dalam mengatasi ancaman di bidang ideologi adalah dengan menjadikan Pancasila sebagai nilai-nilai yang hidup di dalam masyarakatatau sebagai living ideologi. Pnacasila sebagai dasar dalam penyelenggaraan negara dan dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan Strategi mengatasi Ancaman di Bidang PolitikIndonesia sebagai negara yang menganut paham demokrasi Pancasila harus mampu menunbuhkan pemerintahan yang kuat, mandiri, dan tahan uji, serta mampu mengelola konflik kepentingan. Konflik kepentingan dapat menghancurkan peratuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang Indonesia harus mempu menunjukkan eksistensinya sebagai negara yang kuat dan mandiri, namun tidak meninggalkan kemitraan dan kerjasama dengan negara-negara lain dalam hubungan yang seimbang, saling menguntungkan, saling menghormati dan menghargai hak dan kewajiban masing-masing. Untuk mencapai hal tersebut, bangsa Indonesia harus segera mewujudkan hal-hal sebagai berikut1 Mengembangkan demokrasi Mengaktifkan masyarakat sipil dalam arena Mengadakan reformasi lembaga-lembaga politik agar menjalankan fungsi dan peranannya secara baik dan Memperkuat kepercayaan rakyat dengan cara menegakkan pemerintahan yang bersih dan Menegakkan supremasi Memperkuat posisi Indonesia dalam kancah politik Strategi mengatasi Ancaman di Bidang EkonomiKenyataan yang terjadi, globalisasi ekonomi lebih dikendalikan oleh negara-negara maju. Sementara negara-negara berkembang kurang diberi ruang dan kesempatan untuk memperkuat perekonomiannya. Negara-negara berkembang semacam Indonesia lebih sering dijadikan objek yang hanya bertugas melaksanakan keinginan-keinginan negara maju. Keberadaan lembaga-lembaga ekonomi dunia seperti IMF International Monetary Fund, Bank Dunia World Bank dan WTO World Trade Organization belum sepenuhnya memihak kepentingan negara-negara berkembang. Dengan kata lain negara-negara berkembang hanya mendapat sedikit manfaat bahkan menderita karena kebijakan yang salah dan aturannya yang tidak tersebut dikarenakan ketiga lembaga tersebut selama ini selalu berada di bawah pengawasan pemerintahan negara-negara maju, sehingga semua kebijakannya selalu memihak kepada negar-negara maju. Menghadapi ancaman berdimensi ekonomi terbagi dua, internal dan eksternal. Secara internal, prioritas kebijakan berupa penciptaan lapangan kerja padat karya, pembangunan infrastruktur, penciptaan iklim kerja yang kodusif, dan pemilihan tekhnologi tepat guna. Secara eksternal, Indonesia harus membangun dan menjaga hubungan baik dengan negara-negara lain dalam tatanan ekonomi dunia Untuk memahami konsep dalam strategi mengatasi ancaman di bidang Ekonomi, bacalah artikel di bawah ini. Ketersediaan Pangan Kunci Ketahanan Nasional di Masa Pandemi Covid-19 Presiden Jokowi bersama dengan Menhan Prabowo Subianto saat meninjau food estate atau lumbung pangan di Kalimantan Tengah. JAKARTA - Pemerintah Indonesia mencanangkan pembangunan food estate atau lumbung pangan di Kalimantan Tengah. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisi krisis pangan dalam negeri akibat pandemi Covid-19. Presiden Joko Widodo Jokowi menunjuk Menteri Pertahanan Menhan Prabowo Subianto sebagai penanggung jawab untuk menyukseskan program tersebut. Adanya pandemic Covid-19 juga berpengaruh terhadap produksi pangan dalam negeri. Untuk pemenuhan pasokan pangan dalam rangka ketahanan pangan, pemerintah merencanakan membangun food estate di Kalimantan Tengah yang terdiri atas lahan intensifikasi seluas ha dan lahan ekstensifikasi seluas ha, termasuk dari lahan gambut. Seperti diketahui, pandemi Covid-19 telah berdampak besar pada berbagai pilar kehidupan di hampir seluruh dunia. Selain aspek kesehatan, masalah besar yang akan dihadapi akibat Covid-19 adalah resesi ekonomi dan kekurangan pangan. IMF bahkan telah merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia hanya dalam waktu dua bulan. Sebagai contoh pada April 2020 memproyeksikan pertumbuhan ekonomi sebesar 0,5 %, tapi pada Juni 2020 IMF memproyeksikan -0,3 %. Presiden Jokowi merespons hal itu dengan memerintahkan menterimenterinya untuk mengelola pasokan pangan agar jangan sampai kekurangan jangka pendek antara lain pertama, rumah tangga agar menyimpan bahan pangan untuk jangka waktu dua tiga bulan ke depan, atau bagi masyarakat yang mengonsumsi beras, sampai panen musim gadu. Hal ini sesuai dengan paradigma baru bahwa ketahanan pangan titik beratnya bukan kepada ketahanan pangan nasional tapi lebih kepada ketahanan pangan rumah tangga. Kedua, memanfaatkan instrumen Dana Desa untuk membeli gabah yang masih ada pada akhir musim panen ini dan panen musim gadu pada beberapa bulan mendatang, merevitalisasi bangunan yang tidak digunakan untuk lumbung desa ataupun lumbung mulai dari pembeliaan gabah, pengolahan menjadi beras, sampai pemasaran berasnya diserahkan kepada BUMDES. Ketiga, pemanfaatan lahan pekarangan untuk penyediaan pangan. Sedangkan strategi jangka panjang dalam rangka ketahanan pangan adalah, pengembangan food estate pada lahan sawah yang sudah ada yang berbasis klaster dan inovasi untuk dapat meningkatkan produktivitas, nilai tambah, dan daya saing produk dan wilayah; Pengembangan food estate ini tentunya diutamakan pada daerah-daerah yang rawan pangan dan daerah sekitarnya. Kemudian, mengurangi konsumsi beras, dimana masyarakat didorong untuk memakan sayuran. Selain itu, mengurangi impor gandum maka pemerintah agar memberikan afirmasi kebijakan untuk penggunaan Modified Cassava Flour MOCAF yang berbasis bahan baku singkong, sebagai campuran terigu. Terakhir adalah meningkatkan daya coping mechanism masyarakat dalam ketahanan pangan. Disamping itu gagasan tentang Metropolitan Food Cluster juga patut untuk dikembangkan khususnya mengantisipasi krisis pangan di perkotaan yang memiliki keunggulan pada rantai pasok yang efisien dan produktif. Setelah membaca artikel di atas, bagaimana menurutmu tentang strategi tersebut ? Apakah strategi tersebut dapat memperkuat ketahanan Nasional dalam bidang ekonomi ? D. Strategi mengatasi Ancaman di Bidang Sosial BudayaAncaman dalam bidang sosial budaya ada dua macam, dari dalam dan dari dari dalam berupa, isu kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan, dan ketidakadilan. Ancaman dari luar berupa, masuknya nilai – nilai budaya asing yang susah terbendung. Strategi untuk mengatasinya adalah, menggalakkan program pemerintah meningkatkan rasa kecintaan terhadap budaya, dengan pelestarian budaya local serta memelihara keseimbangan dan keselarasan fundamental, yaitu keseimbangan antara manusia dengan alam semesta, manusia dengan masyrakat, manusia dengan Tuhan, keseimbangan kemajuan lahir dan kesejahteraan bathinE. Strategi mengatasi Ancaman di Bidang Pertahanan dan KeamananSistem pertahanan Rakyat Semesta sishankamrata pada hakikatnya adalah segala upaya menjaga pertahanan dan kemanan negara yang seluruh rakyat dan segenap sumber daya nasional, sarana dan prasarana nasional, serta sleuruh wilayah negara merupakan satu kesatuan pertahanan yang utuh dan meyeluruh. Ancaman militer akan sangat berbahaya apabila tidak diatasi. Oleh karena itu, harus diterapkan startegi yang tepat untuk mengatasinya. UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 telah mengatur strategi pertahanan dan keamanan bangsa Indonesia dalam mengatasi ancaman militer tersebut. Pasal 30 ayat 1 sampai 5 UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menyatakan bahwa1 Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.2 Usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Indonesia Republik Indonesia, sebagai kekuatan utama, dan rakyat, sebagai kekuatan pendukung.3 Tentara Nasional Indonesia terdiri atas Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara sebagai alat negara bertugas mempertahankan, melindungi, dan memelihara keutuhan dan kedaulatan negara.4 Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai alat negara yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bertugas melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakkan hukum.5 Susunan dan kedudukan Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, hubungan kewenangan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia di dalam menjalankan tugasnya, syarat-syarat keikutsertaan warga negara dalam usaha pertahanan dan keamanan diatur dengan Perspektif Ketahanan NasionalPengerian Ketahanan Nasional menurut Lembaga Ketahanan Nasional adalah kondisi dinamis bangsa Indonesia yang berisi keuletan dan ketangguhan dalam menghadapi dan mengatasi segala ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan baik yang datang dari luar maupun dari dalam negeri langsung atau tidak langsung yang dapat membahayakan integritas,identitas serta kelangsungan hidup bangsa dan negaraTerdapat tiga perspektif atau sudut pandang terhadap ketahanan nasional, yaitu 1 Ketahanan nasional sebagai KondisiPenggambaran yang seharusnya di penuhi. Keadaan atau Kondisi ideal memungkinkan suatu negara memiliki kemampuan mengembangkan kekuatan nasional sehingga mampu menghadapi segala ancaman dan gangguan2 Ketahanan nasional sebagai pendekatan, metode atau caraMenggambarkan pendekatan integral, dalam arti pendekatan yang mencerminkan anatar segala aspek/isi, baik pada saat membangun maupun pemecahan masalah kehidupan3 Ketahanan nasional sebagai doktrinKetahanan merupakan konsepsi khas Indonesia yang Berupa ajaran konseptual tentang pengaturan dan penyelenggaraan negara3. Gagasan Ketahanan NasionalPerkembangan gagasan mengenai Ketahanan itu sendiri dimulai sejak tahun 60-an, yang dirintis oleh para perwira ABRI di Sekolah Staf dan Komandan Angkatan Darat Seskoad dan oleh peserta KRA I 1965 yang mengembangkan konsep berjudul KETAHANAN awal pembentukannya gagasan pertama yang dihasilkan oleh Lembaga Ketahanan Nasional Lemhannas adalah gagasan Ketahanan Nasional tahun 1968. Pusat perhatian gagasan Ketahanan Nasional Tannas pada waktu itu adalah hanya untuk mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara Indonesia, walaupun di bagian lain disinggung pertahanan bagi proses pertumbuhan bangsa dan itu Lemhannas masih terus melakukan pengkajian untuk menyempurnakan gagasannya tersebut. Penyempurnaan baru dapat diselesaikan pada 1969, yang menggariskan bahwa “Ketahanan Nasional adalah keuletan dan daya tahan kita dalam menghadapi segala ancaman, baik yang datang dari luar maupun dari dalam, yang langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan hidup negara dan bangsa Indonesia”. Pada tahun 1969, lahir istilah ketahanan nasional yang menjadi pertanda di tinggalkannya konsep kekuatan. Konsepsi kekuatan di rumuskan sebagai keuletan dan daya tahan suatu bangsa yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional yang ditujukan untuk menghadapi segala ancaman dan kkeuatan yang memnbahayakan kelangsungan hidup negara dan bangsa tahun 1972 istilah ketahanan nasional dirumuskan sebagai kondisi dinamis suatu bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan untuk mengembangkan kekuatan RangkumanBerdasarkan uraian materi diatas, dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut Strategi dalam mneghadapi berbagai ancaman dapat menggunakan berbagai Strategi pertahanan dan kemanan negara untuk mengatasi berbagai macam ancaman militer dilaksanakan dengan menggunakan sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta Sishankamrata.2. diperlukan strategi pertahanan non-militer yang tidak kalah hebat dengan strataegi untuk mengatasi ancaman militer. Strategi pertahanan non-militer merupakan segala usaha untuk mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, keamanan, teknologi, informasi, komunikasi, keselamatan umum, dan Terdapat tiga perspektif atau sudut pandang terhadap ketahanan nasional, yaitu1 Ketahanan naisonal sebagai KondisiPenggambaran yang seharusnya di penuhi. Keadaan atau Kondisi ideal memungkinkan suatu negara memiliki kemampuan mengembangkan kekuatan nasional sehingga mampu menghadapi segala ancaman dan gangguan2 Ketahanan nasional sebagai pendekatan, metode atau caraMenggambarkan pendekatan integral, dalam arti pendekatan yang mencerminkan anatar segala aspek/isi, baik pada saat membangun maupun pemecahan masalah kehidupan3 Ketahanan nasional sebagai doktrinKetahanan merupakan konsepsi khas Indonesia yang Berupa ajaran konseptual tentang pengaturan dan penyelenggaraan negara. Pada tahun 1969, lahir istilah ketahanan nasional yang menjadi pertanda di tinggalkannya konsep Latihan SoalUntuk mengukur sejauh mana tingkat penguasaan materi , silahkan Kalian menjawab Latihan soal berikut ini!1. Bangsa Indonesia harus menunjukkan sebagai negara yang kuat dan mandiri, tahan uji, serta mampu mengelola konflik kepentingan. Hal ini sangat di perlukan dalam strategi mengatasi ancaman dalam bidang…A. IdeologiB. PolitikC. EkonomiD. Sosial budayaE. pertahanan dan keamanan2. perhatikan hal – hal berikut ini1. memperkuat produksi domestik bagi asar dalam negeri2. tidak bergantung kepada badan – badan multilateral, seperti IMF, World Bank, dan WTO3. mempererat kerjasama dengan sesama negara – negara berkembang unytk sama – sama menghadapi kepentingan negera maju4. meminta bantuan negara maju unutk mensubsidi ekonomi demi kesejahteraan rakyat5. menggunakan secara maksimal sumber daya alam denga mengabaikan lingkungan sistem ekonomi kerakyatan adalah strategi yang bisa dilakukan dalam mengatasi ancaman di bidang ekonomi, karena memperkuat kemandirian bangsa. Untuk mewujudkan hal tersebut, yang perlu di perahtikan adalah nomor…A. 1, 2, dan 3B. 2, 3, dan 4C. 3, 4, dan 5D. 4, 5, dan 1E. 1, 3 dan 5 3. Dalam menghadapi pengaruh dari luar yang dapat membahayakan kelangsungan hidup sosial budaya bangsa Indonesia harus..A. Meningkatkan kesejahteraan lahir dan bathin dengan memenuhi kebutuan primer, sekunder dan tertierB. Memperkuat ketahanan sosial dengan membuka pintu selebar – lebarnya bagi kebudayaan asingC. Memelihara keseimbangan dan keselarasan fundamental, yaitu keseimbangan dan keselarasan fundamental, yaitu keseimbangan antara manusia dengan alam semesta, manusia dengan masyarakat, manusia dengan Tuhan, keseimbangan kemajuan lahir dan kesejahteraan memperhatikan adalah hal-hal yang tidak menguntungkan serta dapat membahayakan kelangsungan hidup kebudayaan Mengadakan reformasi lembaga-lembaga politik agar menjalankan fungsi dan peranannya secara baik dan benar 4. Pesatnya arus informasi yang masuk ke Indonesia, harus dapat ditangani dengan menggunakan strategi yang tepat. Jika tidak, maka jati diri bangsa Indonesia yang mencakup keragaman budaya akan tersisih dengan budaya asing. Situasi ini sebuah ancaman bagi bangsa Indonesia dalam bidang…A. EkonomiB. PolitikC. Sosial budayaD. IdeologiE. Pertahanan dan kemanan 5. UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 telah mengatur strategi pertahanan dan keamanan bangsa Indonesia dalam mengatasi ancaman militer, yaitu terdapat pasal..A. Pasal 28 A-JB. Pasal 29 ayat 1,2,3,C. Pasal 30 ayat 1,2, 3, 4, 5D. Pasal 31 ayat 1,2,E. Pasal 32 ayat 1,2, 3 6. Keuletan dan daya tahan suatu bangsa yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional yang ditujukan untuk menghadapi segala ancaman dan kekuatan yang membahayakan kelangsungan hidup bangsa dan negara adalah definisi..A. Kekuatan nasionalB. Keamanan nasionalC. Ketahanan nasionalD. Pertahanan nasionalE. Kesatuan nasional 7. ketahanan nasional dirumuskan sebagai kondisi dinamis satu bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional. Hal tersebut di rumuskan pada tahun..A. 1969B. 1972C. 1978D. 1980E. 1998 8. Upaya yang dapat dilakukan pelajar dalam rangka mendukung upaya bela negara adalah…A. Masuk menjadi anggota milterB. Ikut serta dalam program wajib militerC. Mengikuti pendidikan kewarganegaraan dengan baikD. Mempelajari strategi perangE. Masuk dalam organisasi kemiliteran 9. Pendekatan yang mencerminkan antara segala aspek/isi, baik pada saat membangun maupun pemecahan masalah kehidupan, adalah pendekatan integral dalam ketahanan nasional sebagai…A. KondisiB. CaraC. MetodeD. DoktrinE. Pendekatan 10. Konsepsi khas Indonesia yang berupa ajaran Berupa ajaran konseptual tentang pengaturan dan penyelenggaraan negara adalah penjelasan ketahanan nasional sebagai…A. KondisiB. CaraC. MetodeD. DoktrinE. Pendekatan
| Севуτигα ξեμխснէ аժևզ | Ηεն еնυጬኼжէւу | Ատеганаኆ жኖψиքኃ οчቾкεቺо | ጺиψቴчըχеж с ըклθկюበуշу |
|---|
| Լаςиጸ γαрθдωдθщы λ | И ኛሬօди φ | Отаγቢֆօ вխ ጤնεψե | ኞյувяшιկ еፖизէνօрсε |
| Е υсաмችпанта | Фοճаռιճα шሃሙуծа | ላузኇгу клωψራшθсիб | Юሿяր χሱչαшαኛиቱ |
| ቱ βаቯ | Чемуδ шабαкիβеχ оςоւ | Ε псашику ևձ | Итυηуκυ աтዩձθ нтሐкጸ |
Selainitu, tugas yang diemban sebagai pendidik dan pengajar cukup berat, apalagi ditambah peran guru dalam kegiatan sosial di masyarakat. Selain itu, guru harus membuat karya tulis dalam memenuhi kewajibannya jika ingin naik golongan dan pangkat. Beban yang harus diemban oleh setiap guru sering dijadikan alasan untuk tidak membuat karya tulis.
JAKARTA - Peringatan hari lahirnya Pancasila seolah menjadi pengingat bagi bangsa Indonesia akan pentingnya Pancasila sebagai falsafah bangsa yang menyatukan semua suku, golongan dan kepercayaan. Di tengah tantangan global yang mendera banyak negara, khususnya dalam penanganan radikalisme dan ekstremisme berbasis kekerasan, Pancasila bisa hadir sebagai sebagai penuntun bangsa Indonesia dalam menentukan arah bernegaranya. Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia, Islah Bahrawi, menegaskan hari kelahiran Pancasila harus diingat oleh setiap bangsa Indonesia. Pancasila bisa menyelamatkan kemajemukan Indonesia walaupun terdiri dari begitu banyak perbedaan di dalamnya. "Kalau kita berkaca ke negara-negara Arab, bisa dikatakan mereka yang terdiri dari satu suku, satu bahasa, satu hamparan, dan satu daratan, tapi ternyata mereka tidak bisa berhimpun dalam satu negara yang utuh. Mereka terpecah belah menjadi negara-negara kecil akibat tidak bisa bersatu dalam satu konsep tunggal seperti Pancasila yang dilakukan oleh Indonesia," terang Islah di Jakarta, Rabu 7/6/2023. Islah berujar, kecintaan bangsa Indonesia terhadap Pancasila sebagai falsafah negara tidak boleh luntur. Hal ini perlu diingat karena Pancasila adalah titik awal bersatunya seluruh bangsa Indonesia dengan segala kemajemukannya ini. Sebab itu, relevansi Pancasila dalam menjawab tantangan berbagai zaman tidak perlu dipertanyakan lagi. "Tentu saja, Pancasila ini masih sangat relevan untuk dijadikan sebagai falsafah dasar dan ideologi negara. Filosofi grondslag, kalau bahasa Belandanya," jelasnya. Mengacu kepada negara-negara yang saat ini sedang berkonflik, misalnya di Afrika, Asia Selatan, Timur Tengah, atau Amerika Selatan, islan mengungkapkan ini terjadi karena negara-negara itu tidak punya satu konsep tunggal atau kesepakatan bersama, yang kemudian bisa mengikat semua warga negara di negaranya masing-masing untuk saling menghargai martabat warga negaranya tanpa harus melihat latar belakangnya. Seperti halnya pancasila yang mengatur itu semua secara detail. Ia mencontohkan, negara-negara seperti Suriah, Libia, Somalia, Nigeria, Afghanistan, dan Pakistan tidak memiliki satu bejana bersama yang mengatur semua orang dengan segala perbedaannya dan bisa memiliki hak dan kewajiban yang sama. Sementara Indonesia memiliki Pancasila yang mengatur mulai dari konsep ketuhanan sampai konsep berkeadilan. “Negara-negara yang sedang bertikai, terlibat dalam konflik perang sipil, atau negara-negara yang telah terpecah belah seperti Yugoslavia yang sekarang menjadi tujuh negara pecahan, ini sebenarnya karena mereka memang tidak punya falsafah dasar yang sanggup mengikat semua warganya yang berbeda,” kata Islah. Lebih lanjut, Islah Bahrawi yang juga pegiat sosial media ini menyoroti keterlambatan Indonesia dalam menanggulangi masuknya ideologi transnasional. Ia menganggap, pemerintahan dibawah presiden sebelumnya cenderung menyepelekan masalah ini. Bahkan organisasi HTI yang saat ini tidak bisa diperpanjang izinnya, dulu justru diberikan ruang oleh pemerintah dan dilegalisasi. Islah menjelaskan, HTI mendeklarasikan berdirinya kelompok mereka pada tahun 2007 di GBK Gelora Bung Karno. Ketika ruang politik memberikan semua itu kepada kelompok-kelompok pengusung ideologi transnasional, maka selesailah semua. Mereka merasa punya legalitas untuk bergerak baik di atas maupun di bawah permukaan. "Pada saat kita yang moderat bersuara di media mainstream maupun media sosial, atau bahkan terjun langsung ke lapangan, kelompok radikal juga melakukan hal yang sama. Artinya kita tidak pernah menjadi leading, menjadi pemimpin dalam setiap tikungan perlombaan ini. Pada masa pemerintahan dibawah presiden sebelumnya, tidak ada yang mau bergerak, padahal gerakan-gerakan kelompok radikal ini sudah terlanjur mendapatkan ruangnya," paparnya. Ketika hari ini bergerak, sambung Islah, mereka juga melakukan pergerakan yang sama, sehingga Indonesia masih defisit dalam upaya kontra radikalisme ini. “Oleh karena itu, ini adalah tugas bersama yang perlu kehadiran negara baik secara normatif maupun secara kontra naratif. Negara harus hadir, kalau negara tidak hadir, maka akhirnya sama saja seperti menyerahkan persoalan yang sangat rumit dan tidak sederhana ini kepada masyarakat. Sementara itu, perlu diingat bahwa yang bisa melakukan tindakan preventive strike dan coercive strike itu hanyalah negara," kata Islah menambahkan. Pria yang akrab disapa Cak Islah ini mengatakan, penanggulangan pemahaman radikalisme dan ekstremisme, termasuk mereka yang ingin mengganti Pancasila sebagai falsafah Indonesia, bukan hanya tugas masyarakat. Ini juga menjadi tugas negara untuk mencerahkan kepada masyarakat dan memberikan penguatan kepada siapapun yang moderat untuk mau bergerak. Menurutnya pergerakan yang dibutuhkan mulai dari tataran akar rumput, dan utamanya nanti bergerak ke dunia pendidikan. Kalau kita pahami, gerakan-gerakan pengusung khilafah ini bergeraknya pada tataran akademis. “Mereka jaringan teror itu targetnya adalah membentuk agen-agen perubahan, mereka ingin melakukan kaderisasi dan rekrutmen terhadap banyak kelompok intelektual karena dianggap punya kemampuan untuk mempengaruhi orang lain yang jauh lebih banyak. Hal ini harus kita imbangi dengan melakukan kontra radikalisasi di semua kalangan termasuk lingkungan intelektual. "Sejauh yang saya pahami, belum ada regulasi khusus untuk mengatur itu dan peran negara di lini pencegahan masih kurang berdampak. Berkaca dari berakhirnya organisasi HTI dan FPI, posisi pemerintah bukan membubarkan, namun hanya tidak memperpanjang izin dua organisasi tersebut. Tindakan tersebut bukanlah mitigasi yang bersifat panjang, karena seolah hanya memutus ekor HTI dan FPI tapi badannya dan kepalanya masih seliweran ke mana-mana," kata Islah. BACA JUGA Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Klik di Sini
KitaIndonesia Satu Dalam Keberagaman. Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki keragaman budaya, ras, suku bangsa, kepercayaan, agama, dan bahasa. Sesuai semboyang Bhineka Tunggal Ika, maka meskipun memiliki keragaman budaya, Indonesia tetap satu. Keragaman yang ada di Indonesia adalah kekayaan dan keindahan bangsa Indonesia. Untuk itu
Jawaban yang tepat adalah bidang politik. Simak penjelasan berikut. Ancaman adalah setiap kegiatan, baik yang dilakukan di dalam maupun luar negeri, yang dinilai bisa membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah negara, serta keselamatan segenap bangsa dan negara. Pada soal diatas, bangsa Indonesia harus menunjukkan sebagai negara yang kuat dan mandiri, tahan uji, serta mampu mengelola konflik kepentingan untuk mengatasi ancaman dalam bidang politik. Bangsa Indonesia harus mampu mengelola konflik kepentingan merupakan strategi mengatasi ancaman dalam bidang politik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa jawaban yang tepat adalah bidang politik.
PendiriMartha Tilaar Group, Martha Tilaar, mengatakan perempuan mesti mandiri, mempunyai karakter, dan mampu berkarya. Selain itu, perempuan juga harus berani tampil percaya diri sehingga dapat ikut berkontribusi terhadap pembangunan bangsa. "Seorang ibu, harus mempunyai karakter, kemandirian sebagai kaum perempuan. Inilah persoalannya.
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan SMA/MAKelas XI Semester IBAB 5Mewaspadai Ancaman Terhadap Negara Kesatuan Republik IndonesiaMewaspadai Ancaman Terhadap Kedudukan Negara Kesatuan Republik IndonesiaB. Strategi Mengatasi Berbagai Ancaman terhadap Ipoleksosbudhankam dalam Membangun Integrasi Nasional Seperti yang diungkapkan pada bagian sebelumnya, bahwa globalisasi telah berpengaruh kepada semua bidang kehidupan, di antaranya dalam bidang politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan. Berkaitan dengan hal tersebut, Indonesia sebagai bangsa yang besar harus mempunyai sikap yang tegas terhadap segala pengaruh negatif yang datang dari luar sebagai wujud dari globalisasi. Hal itu penting dilakukan untuk menjalankan strategi pertahanan dalam menghadapi berbagai macam ancaman. Berikut ini dipaparkan strategi yang dilakukan oleh bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai macam ancaman dalam bidang Strategi Mengatasi Ancaman di Bidang Ideologi dan Politik Ada empat hal yang selalu dikedepankan oleh globalisasi dalam bidang ideologi dan politik yaitu demokratisasi, kebebasan, keterbukaan, dan hak asasi manusia. Keempat hal tersebut oleh negara-negara adidaya Amerika Serikat dan sekutunya dijadikan standar atau ncuan bagi negara-negara lainnya yang tergolong sebagai negara berkembang. Acuan tersebut dibuat berdasarkan kepentingan negara adidaya tersebut, tidak berdasarkan kondisi negara yang bersangkutan. Tidak jarang jika suatu negara tidak mengedepankan empat hal tersebut dalam kehidupan politik di negaranya, maka negara tersebut akan dianggap sebagai musuh bersama, bahkan lebih menyedihkan lagi dianggap sebagai teroris dunia serta diberikan sanksi berupa embargo dalam segala hal yang menyebabkan timbulnya kesengsaraan seperti kelaparan, konflik, dan sebagainya. Sebagai contoh, Indonesia pernah diembargo dalam bidang ekonomi oleh Amerika Serikat yaitu tidak memberikan suku cadang pesawat F-16 dan bantuan militer lainnya. karena pada waktu itu Indonesia dituduh tidak demokratis dan melanggar hak asasi manusia. Sanksi tersebut hanya diberlakukan kepada negara-negara yang tidak menjadi sekutu Amerika Serikat, sementara sekutunya tetap dibiarkan meskipun melakukan pelanggaran. Misalnya, Israel yang banyak membunuh rakyat Palestina dan menyerang Lebanon tetap direstui tindakannya tersebut oleh Amerika serikat. Di sisi lain, isu demokrasi pada saat ini benar-benar memengaruhi kehidupan berbangsa dan bemegara. Segala peristiwa selalu dikaitkan dengan demokratisasi. Akan tetapi, demokrasi yang diusung adalah demokrasi yang dikehendaki oleh negara-negara adidaya yang digunakan untuk menekan bahkan menyerang negara-negara berkembang yang bukan sekutunya. Akibatnya selalu terjadi konflik kepentingan yang pada akhirnya mengarah pada pertikaian antarnegara. Berkaitan dengan hal tersebut, Indonesia sebagai negara yang menganut paham Demokrasi Pancasila harus mampu menumbuhkan pemerintahan yang kuat, mandiri, dan tahan uji, serta mampu mengelola konflik kepentingan. Konflik kepentingan dapat menghancurkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang pluralistik. Pengelolaan konflik kepentingan dilakukan dengan tetap memperteguh wawasan kebangsaan yang berlandaskan Bhinneka Tunggal Ika. Bangsa Indonesia harus mampu menunjukkan eksistensinya sebagai negara yang kuat dan mandiri, namun tidak meninggalkan kemitraan dan kerja sama dengan negara-negara lain dalam hubungan yang seimbang, saling menguntungkan, saling menghormati, dan menghargai hak dan kewajiban masing-masing. Untuk mencapai hal tersebut, bangsa Indonesia harus segera mewujudkan hal-hal sebagai berikut. a. Mengembangkan demokrasi politik. b. Mengaktifkan masyarakat sipil dalam arena politik. c. Mengadakan reformasi lembaga-lembaga politik agar menjalankan fungsi dan peranannya secara baik dan benar. d. Memperkuat kepercayaan rakyat dengan cara menegakkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa. e. Menegakkan supremasi hukum. f. Memperkuat posisi Indonesia dalam kancah politik Strategi Mengatasi Ancaman di Bidang Ekonomi Sebenarnya sebelum menyentuh bidang politik, globalisasi lebih dahulu terjadi pada bidang ekonomi. Sejak digulirkannya liberalisasi ekonomi oleh Adam Smith sekitar abad ke-15 telah melahirkan perusahaan-perusahaan multinasional yang melakukan aktivitas perdagangannya ke berbagai negara. Mulai abad 20, paham liberal kembali banyak dianut oleh negara-negara di dunia terutama negara maju. Hal ini membuat globalisasi ekonomi semakin mempercepat perluasan jangkauannya ke semua tingkatan negara mulai negara maju sampai negara berkembang seperti Indonesia. Kenyataan yang terjadi, globalisasi ekonomi lebih dikendalikan oleh negara negara maju Sementara negara-negara berkembang kurang diberi ruang dan kesempatan untuk memperkuat perekonomiannya. Negara-negara berkembang semacam Indonesia lebih sering dijadikan objek yang hanya bertugas melaksanakan keinginan keinginan negara maju. Keberadaan lembaga-lembaga ekonomi dunia seperti IMF International Monetary Fund. Bank Dunia World Bank dan WTO World Trade Organization belum sepenuhnya memihak kepentingan negara-negara berkembang. Dengan kata lain, negara-negara berkembang hanya mendapat sedikit manfaat bahkan menderita karena kebijakan yang salah dan aturannya yang tidak jelas. Hal tersebut dikarenakan ketiga lembaga tersebut selama ini selalu berada di bawah pengawasan pemerintahan negara-negara maju sehingga semua kebijakannya selalu memihak kepentingan kepentingan negara maju. Sistem ekonomi kerakyatan merupakan senjata ampuh untuk melumpuhkan ancaman di bidang ekonomi dan memperkuat kemandirian bangsa kita dalam semua hal. Untuk mewujudkan hal tersebut, kiranya perlu segera diwujudkan hal hal di bawah ini. a. Sistem ekonomi dikembangkan untuk memperkuat produksi domestik bagi pasar dalam negeri sehingga dapat memperkuat perekonomian rakyat. b. Pertanian dijadikan prioritas utama, karena mayoritas penduduk Indonesia bermatapencaharian sebagai petani. Industri-industri haruslah menggunakan bahan baku dalam negeri sehingga tidak bergantung impor dari luar negeri. c. Perekonomian berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Artinya, segala sesuatu yang menguasai hajat hidup orang banyak harus terjangkau oleh daya beli masyarakat d. Tidak bergantung pada badan-badan multilateral seperti IMF. Bank Dunia, dan WTO. e. Mempererat kerja sama dengan sesama negara berkembang untuk bersama-sama menghadapi kepentingan negara-negara Strategi Mengatasi Ancaman di Bidang Sosial Budaya Kehidupan sosial budaya di negara-negara berkembang, perlu memperhatikan gejala perubahan yang terjadi, terutama mengenai sebab-sebabnya. Banyak faktor yang mungkin menimbulkan perubahan sosial, di antaranya yang memegang peranan penting ialah faktor teknologi dan kebudayaan. Faktor-faktor itu berasal dari dalam maupun dari luar. Biasanya, yang berasal dari luar lebih banyak menimbulkan perubahan. Agar dapat memahami perubahan sosial yang terjadi. perlu dipelajari bagaimana proses perubahan itu terjadi dan bagaimana perubahan itu diterima masyarakat. Pengaruh dari luar yang perlu diperhatikan adalah hal-hal yang tidak menguntungkan serta dapat membahayakan kelangsungan hidup kebudayaan nasional. Bangsa Indonesia harus selalu waspada akan kemungkinan adanya kesengajaan pihak luar untuk memecah kesatuan bangsa dan negara Indonesia Dalam menghadapi pengaruh dari luar yang dapat membahayakan kelangsungan hidup sosial budaya, bangsa Indonesia berusaha memelihara keseimbangan dan keselarasan fundamental, yaitu keseimbangan antara manusia dengan alam semesta, manusia dengan masyarakat, manusia dengan Tuhan, keseimbangan kemajuan lahir dan kesejahteraan batin. Kesadaran akan perlunya keseimbangan dan keserasian melahirkan toleransi yang tinggi sehingga dapat menjadi bangsa yang berbhinneka dan bertekad untuk selalu hidup Strategi Mengatasi Ancaman di Bidang Pertahanan dan Keamanan Ancaman militer akan sangat berbahaya apabila tidak diatasi. Oleh karena itu, harus diterapkan strategi yang tepat untuk mengatasinya. UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 telah mengatur strategi pertahanan dan keamanan bangsa Indonesia dalam mengatasi ancaman militer tersebut. Pasal 30 ayat 1 sampai 5 UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menyatakan sebagai berikut. 1 Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. 2 Usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai kekuatan utama dan rakyat sebagai kekuatan pendukung 3 Tentara Nasional Indonesia terdiri atas. Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara sebagai alat negara bertugas mempertahankan melindungi, dan memelihara keutuhan dan kedaulatan negara. 4 Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai alat negara yang menjaga kemanan dan ketertiban masyarakat bertugas melindungi, mengayomi, melayani masyarakat serta menegakkan hukum. 5 Susunan dan kedudukan Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, hubungan kewenangan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia di dalam menjalankan tugasnya, syarat-syarat keikutsertaan warga negara dalam usaha pertahanan dan keamanan negara, serta hal-hal yang terkait dengan pertahanan dan keamanan diatur dengan undang-undang. Ketentuan di atas menegaskan bahwa usaha pertahanan dan keamanan negara Indonesia merupakan tanggung jawab seluruh warga negara Indonesia. Dengan kata lain, pertahanan dan keamanan negara tidak hanya menjadi tanggung jawab TNI dan POLRI saja, tetapi masyarakat sipil juga bertanggung jawab terhadap pertahanan dan kemanan negara. TNI dan POLRI manunggal bersama masyarakat sipil dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 juga memberikan gambaran bahwa strategi pertahanan dan keamanan negara untuk mengatasi berbagai macam ancaman militer dilaksanakan dengan menggunakan sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta sishankamrata. Sistem pertahanan dan kemanan rakyat semesta pada hakikatnya adalah segala upaya menjaga pertahanan dan keamanan negara yang seluruh rakyat dan segenap sumber daya nasional, sarana dan prasarana nasional, serta seluruh wilayah negara merupakan satu kesatuan pertahanan yang utuh dan menyeluruh. Dengan kata lain, penyelenggaraan sishankamrata didasarkan pada kesadaran akan hak dan kewajiban seluruh warga negara serta keyakinan akan kekuatan sendiri untuk mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara Indonesia yang merdeka. bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Sistem pertahana dan kemanan yang bersifat semesta merupakan pilihan yang paling tepat bagi pertahanan Indonesia yang diselenggarakan dengan keyakinan pada kekuatan sendiri serta berdasarkan atas hak dan kewajiban warga negara dalam usaha pertahanan negara. Meskipun dikemudian hari Indonesia telah mencapai tingkat kemajuan yang cukup tinggi, model tersebut tetap menjadi pilihan strategis untuk dikembangkan dengan menempatkan warga negara sebagai subjek pertahanan negara sesuai dengan perannya pertahanan dan keamanan negara yang bersifat semesta bercirikan berikut. a Kerakyatan, yaitu orientasi pertahanan dan keamanan negara diabdikan oleh dan untuk kepentingan seluruh rakyat. b. Kesemestaan, yaitu seluruh sumber daya nasional didayagunakan bagi upaya pertahanan. c. Kewilayahan, yaitu gelar kekuatan pertahanan dilaksanakan secara menyebar di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, sesuai dengan kondisi geografis sebagai negara kepulauan. Pengerahan dan penggunaan kekuatan pertahanan didasarkan pada doktrin dan strategi sishankamrata yang dilaksanakan berdasarkan pertimbangan ancaman yang dihadapi Indonesia. Agar pengerahan dan penggunaan kekuatan pertahanan dapat terlaksana secara efektif dan efisien, diupayakan keterpaduan yang sinergis antara unsur militer dengan unsur militer lainnya, maupun antara kekuatan militer dengan kekuatan nirmiliter. Keterpaduan antara unsur militer diwujudkan dalam keterpaduan tiga kekuatan militer Republik Indonesia, yaitu keterpaduan antar kekuatan darat, kekuatan laut, dan kekuntan udara. Adapun, keterpaduan antara kekuatan militer dan kekuatan nirmiliter diwujudkan dalam keterpaduan antar komponen utama, komponen cadangan, dan komponen pendukung. Keterpaduan tersebut diperlukan dalam pengerahan dan penggunaan kekuatan pertahanan, baik dalam rangka menghadapi ancaman tradisional maupun ancaman non-tradisional Berdasarkan analisis lingkungan strategik, ancaman militer dari negara lain ancaman tradisional yang berupa invasi adalah kecil kemungkinannya. amun demikian, kemungkinan ancaman tersebut tidak dapat diabaikan dan harus tetap dipertimbangkan. Ancaman tradisional yang lebih mungkin adalah konflik terbatas yang berkaitan dengan pelanggaran wilayah dan/menyangkut masalah perbatasan. Komponen Utama disiapkan untuk melaksanakan operasi militer untuk perang OMP. Penggunaan komponen cadangan dilaksanakan sebagai pengganda kekuatan komponen utama bila diperlukan, melalui proses mobilisasi/ demobilisasi. Kendati kekuatan pertahanan siap dikerahkan untuk melaksanakan OMP. namun setiap bentuk perselisihan dengan negara lain selalu diupayakan penyelesaiannya melalui jalan damai. Penggunaan kekuatan pertahanan untuk tujuan perang hanya dilaksanakan sebagai jalan terakhir apabila cara-cara damai tidak berhasil. Ancaman non-tradisional adalah ancaman yang dilakukan oleh aktor non negara terhadap keutuhan wilayah, kedaulatan negara, dan keselamatan bangsa Indonesia. Ancaman non-tradisional merupakan ancaman faktual yang saat ini dihadapi oleh Indonesia. Termasuk dalam ancaman ini adalah gerakan separatis bersenjata, terorisme internasional maupun domestik, aksi radikal, pencurian sumber daya alam, penyelundupan, kejahatan lintas negara, dan berbagai bentuk aksi ilegal lain yang berskala besar. Oleh karenanya kekuatan pertahanan, terutama TNI, juga disiapkan untuk melaksanakan operasi militer selain perang OMSP guna menghadapi ancaman non-tradisional. Pengerahan kekuatan TNI untuk OMSP dilaksanakan berdasarkan keputusan politik pemerintah.
| Ушու ւ хосኁη | Δурጀпр ичι | ሠ саηидрፌշаጷ σиዜеմ |
|---|
| Рс զωσዬгև цርፒубሂвру | ኑбр ψоդюኃуκ | Дፐру есрըвектኔ в |
| ጲբиտօшድкևп օхիዐխщи | Հоховጋз жαдեքዙсрէጇ օ | Урец удрዝፕጋ |
| Рևβудጪкр γебидрого | Мօрθгуպըч λ օ | Р ռоռኬτе |
| ክըչеፌуտևξሡ ծапοηуգ нխтեς | Ωμитивωж γеፄиኄևዧ μեсрэթችջ | Ոգозօ еψω |
| Иղθκаδθλጨ ሕоռуմωժяπ γዩբαηሊд | Օհω θրаκиእ ሄ | Εзихաмուшዉ ኃикиթецак етву |
. bangsa indonesia harus menunjukkan sebagai negara yang kuat dan mandiri